Breaking News
Loading...

New Design

Gallery

Post By Leable List

Recent Post

Minggu, 16 Agustus 2020
PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test oleh - rokokmarlboro.xyz

PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

[et_pb_section fb_built="1″ _builder_version="3.22″ transparent_background="off" make_fullwidth="off" use_custom_width="on" width_unit="on" custom_width_px="700px"][et_pb_row _builder_version="3.25″ background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat" max_width="700px" make_fullwidth="off" use_custom_width="on" width_unit="on" custom_width_px="700px"][et_pb_column type="4_4″ _builder_version="3.25″ custom_padding="|||" custom_padding__hover="|||"][et_pb_post_title comments="off" _builder_version="3.0.87″ parallax_effect="off" use_border_color="off" border_color="#ffffff" border_style="solid"][/et_pb_post_title][et_pb_text _builder_version="4.5.1″ background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat" hover_enabled="0″ z_index_tablet="500″ use_border_color="off"]

PCR Swab atau yang lebih di kenal dengan swab test adalah pemeriksaan test laboratorium untuk medeteksi material-material genetik dari sel, bakteri ataupun virus. Metode PCR swab salah satu yang di gunakan untuk mendeteksi genetik virus corona (covid-19) dalam tubuh.

Ada dua metode yang biasa digunakan untuk mendeteksi virus corona, PCR Swab dan Rapid test walaupun sama digunakan untuk mendeteksi virus corona kedua test tersebut memiliki perbedaan.

Perbedaan mendasar keduanya rapid test sebagai pemeriksaan tahap awal sedangkan PCR swab untuk mendiagnosis secara final.

Selain itu prosedur rapid test menggunakan sampel darah sedangkan PCR swab menggunakan dahak atau liur, Dari keakuratan hasil PCR swab test tentu jauh lebih akurat karena merupakan tes final.

PCR swab dan rapid test tidak bisa dijadikan sebagai deteksi pasti Corona. Karena, positif atau negatifnya terkena Corona adalah dari daya tahan atau imun dalam tubuh seseorang. Jika daya tahan tubuh bagus, orang tersebut akan bisa dinyatakan negatif atau sembuh.

Karena itu pentingnya menjaga imun tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat dan menjalani protocol Kesehatan yang ada seperti :

  • Gunakan masker ketika bepergian keluar rumah

Saran dari Centers for Disease Control and Prevention, lembaga kesehatan AS, yang mengatakan bahwa kita perlu mengenakan masker kain di ruang publik. Terutama, bila kita pergi ke tempat yang cukup dipadati dengan orang. Misal, ketika Anda pergi ke toko obat, supermarket, maupun tempat lainnya. Dengan mengenakan masker, kita diharapkan dapat memperlambat dan mencegah penyebaran virus dari satu orang ke orang lainnya.

  • Bawa hand sanitizer, menjaga Jarak (physical distancing) dan menjauhi keramaian

Saat new normal ini aktivitas di tempat tempat umum takkan terelakan, karena itu membawa hand sanitizer, menjaga jarak dan menjauhi keramaian salah satu langkah penting dalam menjalani protocol Kesehatan, Sebab, kita tidak pernah benar-benar mengetahui kondisi kesehatan orang yang kita temui. Daripada mengambil risiko, lebih baik kita tetap berdiam di rumah dan menjaga diri, kecuali saat terpaksa.

  • Memanfaatkan teknologi digital

Dalam masa pandemi seperti ini, ada baiknya bila kita memanfaatkan teknologi digital yang saat ini ada, teknologi digital saat di kondisi ini sangat membantu dalam hal effektifitas dan effisiensi.

Menggunakan metode cashless dalam berbelanja sampai memonitor progress Kesehatan baik gula darah ataupun tekanan darah yang bisa di lakukan dari rumah dan di mana saja.

Aplikasi +hubsehat bisa membantu memonitor progress dan grafik gula darah, tekanan darah ataupun Riwayat Kesehatan yang telah Disimpan semua hasil tes, lab dan medical record yang telah disimpan dalam aplikasi +hubsehat bisa membantu untuk dengan cepat mengambil tindakan dan berkonsultasi dengan dokter pribadi, ataupun jika di butuhkan bisa menggunakan fitur second opinion saat kondisi sekarang ini yang tidak memungkinkan untuk traveling.

Aplikasi +hubsehat sebagai Rekam medis elektronik (EMR) memudahkan orang dengan dalam memonitor dan mengkontrol kadar gula darah kapan dan dimana saja, hadir di beberapa platform populer seperti Android, IOS dan WEB base menjadi solusi dalam mengelola Kesehatan.

Source pic : Medical vector created by freepik – www.freepik.com

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Itulah tadi informasi mengenai PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

no image

Selain Bawa Jamilah, Bupati Lebak: Ambulance Feeder Boleh Angkut Hasil Panen oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Selain Bawa Jamilah, Bupati Lebak: Ambulance Feeder Boleh Angkut Hasil Panen, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

LEBAK, REDAKSI24.COM– Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia Jayabaya mengapresiasi pemanfaatan ambulance feeder atau kendaraan alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) untuk membawa Jamilah (jemput antar ibu melahirkan dan bayi), dan juga bisa digunakan sebagai angkutan pasca panen.

"Kami sangat terbantu adanya ambulance feeder yang diluncurkan Kementerian Perindustrian tahun 2019 itu," kata Iti Octavia di Rangkasbitung, Lebak, Jumat.

Menurutnya, pemanfaatan kendaraan ambulance feeder itu dapat digunakan untuk Jamilah (jemput antar ibu hamil melahirkan)  ke pelosok-pelosok desa di Kecamatan Bojongmanik.

Bupati Iti Octavia mengklaim, berkat pengoperasian kendaraan AMMDes itu terbukti kasus kematian ibu dan bayi hingga Agustus 2020 tidak ditemukan.

Padahal, pada 2017 sampai 2018 di Kecamatan Bojongmanik terdapat dua kasus kematian ibu dan bayi. "Diharapkan ke depannya  kasus kematian ibu dan bayi tidak ditemukan lagi,"ucap Iti Octavia menjelaskan.

Kata bupati, kendaraan ambulance feeder  bukan hanya dioperasikan  menangani urusan kesehatan saja, namun multiguna dan bisa dimanfaatkan untuk penanganan angkutan pasca-panen, termasuk hasil panen,  dan penjernihan air.Karena itu, lanjut Iti Octavia, pemerintah kabupaten mendorong pemerintah desa dapat memiliki mobil AMMDes karena manfaatnya cukup banyak, terlebih Lebak daerah rawan bencana alam.

"Kita berharap pemerintah desa bisa beli kendaraan ambulance feeder  untuk dimanfaatkan di sektor kesehatan, ekonomi, sanitasi air, kegiatan pascapanen, bahkan penting juga bagi penanganan bencana alam,"pungkas Iti Octavia.(Mansyur/Ant/Jaya)

Itulah tadi informasi mengenai Selain Bawa Jamilah, Bupati Lebak: Ambulance Feeder Boleh Angkut Hasil Panen dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Selasa, 11 Agustus 2020
PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test oleh - rokokmarlboro.xyz

PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

[et_pb_section fb_built="1″ _builder_version="3.22″ transparent_background="off" make_fullwidth="off" use_custom_width="on" width_unit="on" custom_width_px="700px"][et_pb_row _builder_version="3.25″ background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat" max_width="700px" make_fullwidth="off" use_custom_width="on" width_unit="on" custom_width_px="700px"][et_pb_column type="4_4″ _builder_version="3.25″ custom_padding="|||" custom_padding__hover="|||"][et_pb_post_title comments="off" _builder_version="3.0.87″ parallax_effect="off" use_border_color="off" border_color="#ffffff" border_style="solid"][/et_pb_post_title][et_pb_text _builder_version="4.5.1″ background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat" hover_enabled="0″ z_index_tablet="500″ use_border_color="off"]

PCR Swab atau yang lebih di kenal dengan swab test adalah pemeriksaan test laboratorium untuk medeteksi material-material genetik dari sel, bakteri ataupun virus. Metode PCR swab salah satu yang di gunakan untuk mendeteksi genetik virus corona (covid-19) dalam tubuh.

Ada dua metode yang biasa digunakan untuk mendeteksi virus corona, PCR Swab dan Rapid test walaupun sama digunakan untuk mendeteksi virus corona kedua test tersebut memiliki perbedaan.

Perbedaan mendasar keduanya rapid test sebagai pemeriksaan tahap awal sedangkan PCR swab untuk mendiagnosis secara final.

Selain itu prosedur rapid test menggunakan sampel darah sedangkan PCR swab menggunakan dahak atau liur, Dari keakuratan hasil PCR swab test tentu jauh lebih akurat karena merupakan tes final.

PCR swab dan rapid test tidak bisa dijadikan sebagai deteksi pasti Corona. Karena, positif atau negatifnya terkena Corona adalah dari daya tahan atau imun dalam tubuh seseorang. Jika daya tahan tubuh bagus, orang tersebut akan bisa dinyatakan negatif atau sembuh.

Karena itu pentingnya menjaga imun tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat dan menjalani protocol Kesehatan yang ada seperti :

  • Gunakan masker ketika bepergian keluar rumah

Saran dari Centers for Disease Control and Prevention, lembaga kesehatan AS, yang mengatakan bahwa kita perlu mengenakan masker kain di ruang publik. Terutama, bila kita pergi ke tempat yang cukup dipadati dengan orang. Misal, ketika Anda pergi ke toko obat, supermarket, maupun tempat lainnya. Dengan mengenakan masker, kita diharapkan dapat memperlambat dan mencegah penyebaran virus dari satu orang ke orang lainnya.

  • Bawa hand sanitizer, menjaga Jarak (physical distancing) dan menjauhi keramaian

Saat new normal ini aktivitas di tempat tempat umum takkan terelakan, karena itu membawa hand sanitizer, menjaga jarak dan menjauhi keramaian salah satu langkah penting dalam menjalani protocol Kesehatan, Sebab, kita tidak pernah benar-benar mengetahui kondisi kesehatan orang yang kita temui. Daripada mengambil risiko, lebih baik kita tetap berdiam di rumah dan menjaga diri, kecuali saat terpaksa.

  • Memanfaatkan teknologi digital

Dalam masa pandemi seperti ini, ada baiknya bila kita memanfaatkan teknologi digital yang saat ini ada, teknologi digital saat di kondisi ini sangat membantu dalam hal effektifitas dan effisiensi.

Menggunakan metode cashless dalam berbelanja sampai memonitor progress Kesehatan baik gula darah ataupun tekanan darah yang bisa di lakukan dari rumah dan di mana saja.

Aplikasi +hubsehat bisa membantu memonitor progress dan grafik gula darah, tekanan darah ataupun Riwayat Kesehatan yang telah Disimpan semua hasil tes, lab dan medical record yang telah disimpan dalam aplikasi +hubsehat bisa membantu untuk dengan cepat mengambil tindakan dan berkonsultasi dengan dokter pribadi, ataupun jika di butuhkan bisa menggunakan fitur second opinion saat kondisi sekarang ini yang tidak memungkinkan untuk traveling.

Aplikasi +hubsehat sebagai Rekam medis elektronik (EMR) memudahkan orang dengan dalam memonitor dan mengkontrol kadar gula darah kapan dan dimana saja, hadir di beberapa platform populer seperti Android, IOS dan WEB base menjadi solusi dalam mengelola Kesehatan.

Source pic : Medical vector created by freepik – www.freepik.com

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Itulah tadi informasi mengenai PCR Swab Berbeda Dengan Rapid Test dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

no image

MTQ ke XVII Provinsi Banten Digelar Tanpa Penonton, Peserta Wajib Rapid Test oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar MTQ ke XVII Provinsi Banten Digelar Tanpa Penonton, Peserta Wajib Rapid Test, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sempat tertunda karena mewabahnya Covid-19, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten ke XVII akhirnya dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap peserta dan pihak yang terlibat harus menjalani rapid test. Dalam setiap mata lomba juga hanya dihadiri dewan juri dan tim pembimbing, sementara untuk penonton ditiadakan.

Ketua Panitia Pelaksana MTQ XVII tingkat Provinsi Banten, Soleh Hidayat mengatakan, hal itu dilakukan dalam upaya kami untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, karena pada masa transisi seperti sekarang ini, potensi penularan akan semakin massif mengingat kedisiplinan warga sudah mulai longgar.

"Jangan sampai kegiatan MTQ menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Untuk itu kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bagi warga Banten yang ingin menonton, bisa lewat live streaming di kanal MTQ Banten," ujarnya, Senin (10/8/2020).

Soleh menambahkan, MTQ tahun ini diikuti sekitar 1.100 orang, dari mulai panitia, peserta, pembimbing serta dewan juri. Jika dalam proses rapid test ada yang reaktif, menurut dia, pihaknya akan langsung membawanya ke RSUD Banten untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami sudah kordinasi dan bekerjasama dengan RSUD Banten untuk mengantisipasi itu," katanya.

BACA JUGA: Pansus Sebut Raperda Zonasi Pesisir Banten Cuma Formalitas

MTQ dilaksanakan di Masjid Raya Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang mulai tanggal 11-14 Agustus 2020. Kegiatan penilaian cabang-cabang yang dimusabaqahkan akan mulai pada Selasa (11/08/2020) dengan jadwal di Aula Mesjid Raya Lantai I pukul 09.00-22.00 WIB cabang Fahmil Qur'an Putera-Puteri, di Pelataran Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00 -22.00 WIB cabang Qiro'at Sab'ah Mujawad Dewasa dan Tilawah Dewasa.

Kemudian, Aula Kecil Samping Aula Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-18.00 WIB cabang Musabaqah Maqalah Al Qur'an (MMQ), Aula LPTQ Tahfidz 1 dan 5 juz, Sayap Utara Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-18.00 WIB cabang Khat Al Qur'an Golongan Naskah dan Hiasan Mushaf.

Pada Rabu (12/08/2020) di Pelataran Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-22.00 WIB cabang Tilawah Anak-anak dan Tilawah Remaja, Aula Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-22.00 WIB cabang Syarhil Qur'an Putera-Puteri, Aula Kecil samping Aula Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-18.00 WIB cabang Musabaqah Maqalah al Qur'an (MMQ).

Lalu di Aula LPTQ pukul 09.00-22.00 WIB cabang Tahfid 10 dan 20 Juz, Sayap Utara Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00 -18.00 cabang Khat al Qur'an Dekorasi dan Kontemporer. Pada Kamis (13/08/2020) di Pelataran Mesjid Raya Al Bantani pukul 09.00-22.00 WIB cabang Qiro'at Sab'ah Murattal Dewasa dan Remaja, Aula LPTQ pukul 09.00-22.00 WIB Tahfidz 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab.

Di Aula Masjid Raya Al Bantani pukup 09.00-22.00 WIB dilombakan cabang Qiraat Al Kutub Ula dan Wustho. Aula Kecil samping Aula Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-18.00 WIB cabang Musabaqah Maqalah Al Qur'an (MMQ).

Untuk Jum'at (14/08/2020), lanjut Sholeh, di Pelataran Masjid Raya Al Bantani pukul 09.00-22.00 WIB cabang Tilawah Murattal dan Disabilitas Netra, Aula LPTQ pukul 09.00-22.00 WIB cabang Tafsir Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Aula Masjid Raya Al-Bantani pukul 09.00-22.00 WIB cabang Qira'at Al Kutub 'Ulya dan Hifdzil Hadits.

"Kami mohon doa warga Banten agar MTQ XVII berjalan lancar, aman, sehat, terbebas dari Covid-19 dan penyakit lainnya serta sukses," tandasnya. (Luthfi/Difa)

Itulah tadi informasi mengenai MTQ ke XVII Provinsi Banten Digelar Tanpa Penonton, Peserta Wajib Rapid Test dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Selasa, 28 Juli 2020
no image

Menggigil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, Pencegahan, dll oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Menggigil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, Pencegahan, dll oleh - rokokmarlboro.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Menggigil adalah reaksi tubuh yang wajar terjadi ketika seseorang kedinginan. Sensasi ini juga bisa menandakan kondisi medis tertentu yang perlu diwaspadai, terutama jika terjadi berulang dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Ketahui informasi selengkapnya mulai dari gejala, penyebab, cara mengatasi, dan lainnya di bawah ini!

menggigil-doktersehat

Apa Itu Menggigil?

Menggigil adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perasaan kedinginan yang penyebabnya tidak jelas. Ketika tubuh kedinginan, otot akan berkontraksi dan rileks dengan cepat untuk menghasilkan panas. Hal inilah yang menyebabkan badan terasa sangat dingin.

Menggigil merupakan gerakan tubuh refleks, sama seperti bersin atau batuk, kita tidak bisa mengontrolnya. Kondisi bukan hanya merupakan respons tubuh terhadap udara yang dingin, tapi juga dapat disebabkan oleh penyakit tertentu.

Ciri dan Gejala Menggigil

Badan menggigil sendiri bukan merupakan penyakit, melainkan merupakan sebuah gejala. Paling umum kondisi ini dibarengi dengan gejala lain seperti demam, tapi dapat juga dibarengi dengan beberapa gejala lain. Gejala yang muncul bergantung pada kondisi yang menyebabkan tubuh terasa dingin.

Kapan Harus ke Dokter?

Apabila menggigil dan demam tidak hilang dalam waktu 48 jam, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Anda juga sebaiknya berkonsultasi apabila muncul gejala lain seperti:

  • Leher kaku
  • Mengi
  • Batuk parah
  • Sesak napas
  • Lesu dan lemas
  • Kebingungan
  • Sakit perut
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Muntah
  • Sifat lekas marah
  • Sensitivitas terhadap cahaya

Jika demam dan badan menggigil terjadi pada anak, segera berkonsultasi ke dokter apabila:

  • Demam pada anak di bawah 3 bulan
  • Demam pada anak usia 3-6 bulan dengan gejala lesu dan rewel
  • Demam pada anak usia 6-24 bulan berlangsung lebih dari satu hari
  • Demam pada anak usia 2-17 tahun yang berlangsung lebih dari 3 hari dan tidak merespons pengobatan

Kondisi medis ini memang tidak selalu mengindikasikan kondisi berbahaya. Meskipun begitu, Anda sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter apabila mengalami gejala seperti yang sudah disebutkan di atas.

Penyebab Menggigil

Penyebabnya secara umum tentunya adalah udara yang dingin. Namun seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat juga beberapa penyakit yang dapat menjadi penyebab.

Beberapa penyebab menggigil yang umum meliputi:

  • Flu
  • Flu perut akibat bakteri atau virus
  • Demam
  • Gangguan psikogenik
  • Radang tenggorokan
  • Sinusitis
  • Infeksi saluran kemih
  • Malaria
  • Pneumonia
  • Menggigil postanestetik
  • Meningitis
  • Reaksi terhadap aktivitas fisik ekstrem
  • Hipotiroidisme
  • Hipoglikemia
  • Malnutrisi
  • Efek samping obat
  • Hipotermia
  • Reaksi emosional
  • Kecemasan
  • Sepsis
  • Tremor

Diagnosis Menggigil

Diagnosis dilakukan untuk mencari tahu apa penyebab menggigil. Dokter akan melakukan wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang lainnya jika dibutuhkan.

1. Anamnesis

Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan Anda secara keseluruhan dan bertanya tentang gejala yang Anda alami. Beberapa pertanyaan terkait badan menggigil dan demam yang mungkin ditanyakan meliputi:

  • Apakah menggigil menyebabkan gemetar atau hanya menyebabkan kedinginan?
  • Berapa suhu tubuh tertinggi yang menyertai kedinginan?
  • Apakah baru merasakan badan dingin sekali atau pernah mengalami episode berulang?
  • Berapa lama setiap episode menggigil berlangsung?
  • Apakah kondisi ini dimulai setelah terpapar alergen atau muncul secara tiba-tiba?
  • Apakah terdapat gejala lainnya?

2. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk melihat adanya tanda klinis penyakit pada tubuh pasien.

3. Tes Diagnostik

Pemeriksaan lanjutan dibutuhkan untuk memastikan kondisi yang Anda alami. Beberapa jenis tes diagnosis yang mungkin akan disarankan oleh dokter adalah seperti:

  • Tes darah. Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel darah yang kemudian dikirim ke laboratorium untuk mendeteksi keberadaan bakteri atau jamur dalam darah.
  • Tes urine. Pemeriksaan sampel urine yang dilakukan di laboratorium untuk mendeteksi bakteri dan jamur.
  • Kultur sputum. Pemeriksaan sampel lendir dari paru-paru dan bronkus untuk mendeteksi organisme asing seperti bakteri atau jamur.
  • Rontgen dada. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi pneumonia, tuberkulosis (TBC), atau infeksi lainnya.

Baca Juga: Demam: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Pengobatan Menggigil

Cara mengatasi menggigil lainnya tentunya disesuaikan dengan penyebabnya. Jika disebabkan udara dingin, tentunya kondisi ini tidak memerlukan pengobatan khusus dan dapat mereda dengan sendirinya jika Anda menghangatkan tubuh.

Jika membutuhkan perawatan, maka perawatan dapat berupa perawatan di rumah atau dapat juga berupa perawatan medis jika dibutuhkan.

1. Perawatan di Rumah

Jika badan menggigil dibarengi dengan demam ringan, perawatan di rumah dapat dilakukan untuk mengatasinya. Demam ringan adalah apabila kenaikan suhu tubuh tidak melebihi 38,6° C.

Berikut ini beberapa cara mengatasi menggigil di rumah:

  • Istirahat yang cukup.
  • Minum cairan yang banyak.
  • Tutupi tubuh dengan pakaian dan selimut tipis, hindari selimut tebal dan pakaian tebal yang dapat meningkatkan suhu tubuh dan justru menyebabkan Anda demam.
  • Seka tubuh atau mandi dengan air hangat untuk menurunkan demam.
  • Gunakan obat OTC (over-the-counter) atau obat bebas untuk mengatasi demam seperti aspirin, parasetamol, atau ibuprofen.

Jika ingin menggunakan obat, pastikan Anda membaca petunjuk penggunaannya dengan teliti dan menghindari penggunaan jangka panjang.

Perawatan di rumah pada anak dan dewasa kurang lebih tidak jauh berbeda. Namun apabila demam ringan terjadi pada anak, sebaiknya hanya berikan parasetamol saja dan jangan berikan obat lain, terutama aspirin.

Jangan lupa juga untuk memberikan asupan cairan lebih banyak untuk mencegah anak mengalami dehidrasi.

2. Perawatan Medis

Apabila kondisi ini disebabkan oleh gangguan medis tertentu, perawatannya tentu akan bergantung pada penyebabnya. Episode badan terasa sangat dingin berulang bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang serius yang mungkin membutuhkan perawatan jangka panjang untuk mengatasinya.

Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik. Dokter baru dapat menentukan cara mengatasi menggigil yang paling tepat untuk Anda setelah melakukan beberapa pemeriksaan dan melakukan diagnosis.

Komplikasi Menggigil

Badan menggigil biasanya kondisi yang menandakan berkembangnya infeksi atau peradangan. Dalam beberapa kasus, kondisi ini terkait dengan kondisi serius atau mengancam nyawa, seperti meningitis atau hipotermia.

Oleh karena itu, penting untuk segera memeriksakan ke dokter. Setelah penyebab yang mendasarinya didiagnosis, ikuti saran perawatan dari dokter untuk membantu mengurangi potensi komplikasi berikut:

  • Kerusakan otak akibat demam yang sangat tinggi.
  • Dehidrasi karena kekurangan asupan cairan, demam, muntah, diare, dan peningkatan keringat.
  • Mengalami kejang.
  • Syok, koma, dan kegagalan organ.

Pencegahan Menggigil

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah menggigil:

  • Pastikan menggunakan pakaian tebal ketika musim dingin atau hujan.
  • Pastikan suhu ruangan tetap hangat.
  • Menjaga kebersihan ruangan dan tangan untuk mencegah virus atau bakteri.
  • Minum cairan yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.
  • Makan makanan bergizi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.
  • Mendapatkan vaksin atau imunisasi sesuai jadwal yang ditentukan.

_

Itu dia informasi lengkap tentang menggigil. Meskipun tidak selalu mengindikasikan penyakit berbahaya, tapi kondisi ini tetap tidak boleh disepelekan dan harus diatasi dengan cara yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat!

 

  1. Donohue, Maureen dan Valenica Higuera. 2018. What You Should Know About the Chills. https://www.healthline.com/health/chills. (Diakses 7 April 2020).
  2. Healthgrades Editorial Staff. 2018. Chills. https://www.healthgrades.com/right-care/symptoms-and-conditions/chills. (Diakses pada 27 Juli 2020)
  3. Roland, James. 2017. What You Should Know About Shivering. https://www.healthline.com/health/shivering. (Diakses 7 April 2020).
  4. Sissons, Claire. 2020. How to stop shivering. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322515. (Diakses 7 April 2020).
  5. Whelan, Corey. 2018. 7 Causes for Chills Without Fever and Tips for Treatment. https://www.healthline.com/health/chills-without-fever. (Diakses 7 April 2020).

Itulah tadi informasi dari daftar judi slot mengenai Menggigil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, Pencegahan, dll oleh - rokokmarlboro.xyz dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Senin, 27 Juli 2020
no image

Retinitis Pigmentosa: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Retinitis Pigmentosa: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll oleh - rokokmarlboro.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Retinitis pigmentosa adalah salah satu penyakit mata yang menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap atau kebutaan. Simak informasi selengkapnya tentang gejala, penyebab, pengobatan, pencegahan, dan lainnya di bawah ini!

retinitis-pigmentosa-doktersehat

Apa Itu Retinitis Pigmentosa?

Retinitis pigmentosa adalah sekelompok penyakit pada retina mata yang dapat menyebabkan rabun senja atau rabun ayam (nyctalopia), yang seiring waktu dapat berkembang dan akhirnya menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan.

Retina adalah lapisan tipis sel yang berada di bagian belakang bola mata. Retina berfungsi untuk menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal saraf ke otak untuk melihat.

Retina memiliki dua jenis sel yang menangkap cahaya, yaitu sel batang berada di sekitar cincin luar retina yang berfungsi untuk melihat dalam gelap dan sel kerucut yang berada di tengah retina berfungsi untuk melihat ketika terang.

Penyakit ini merupakan kelainan langka yang diturunkan dari orang tua ke anak, yaitu hanya 1 dari 4.000 orang di dunia yang mengalaminya. Sekitar setengah dari semua orang dengan penderitanya memiliki anggota keluarga yang juga memilikinya.

Ciri dan Gejala Retinitis Pigmentosa

Retinitis pigmentosa adalah penyakit mata yang biasanya dimulai pada masa kanak-kanak. Namun, kapan penyakit dimulai dan seberapa cepat kondisinya menjadi semakin buruk bervariasi pada setiap orang.

Kebanyakan penderita penyakit ini kehilangan penglihatan saat awal dewasa. Namun, kondisi ini juga dapat diwariskan secara genetik, terutama ketika menginjak usia 40 tahun.

Berikut ini beberapa tanda dan gejala retinitis pigmentosa:

1. Rabun Senja atau Rabun Ayam (Nyctalopia)

Gejala awal yang mungkin berkembang adalah kesulitan melihat dalam kondisi kurang pencahayaan atau gelap. Penderitanya mungkin akan tersandung benda-benda atau tidak kesulitan mengemudi di malam hari.

2. Hilangnya Penglihatan Tepi (Tunnel Vision)

Kehilangan penglihatan tepi atau penyempitan lapang pandang segera setelah mengalami rabun senja. Kondisi ini membuat penderitanya tidak bisa melihat segala sesuatunya tanpa memalingkan kepala atau tepi luar penglihatan terlihat gelap dan lingkaran penglihatan penyempitan di tengah.

3. Fotofobia dan Photopsia

Gejala retinitis pigmentosa akan membuat lebih sulit melakukan pekerjaan detail dan mungkin kesulitan melihat warna. Tahap ini terjadi karena kerucut terpengaruh, yang terkadang membuatnya tidak berfungsi terlebih dulu.

Seseorang mungkin mengalami ketidaknyamanan atau silau melihat cahaya yang disebut sebagai fotofobia. Penderitanya mungkin juga seperti melihat kilatan cahaya yang berkilau atau berkedip yang disebut photopsia.

Kapan Waktu yang Tepat Harus ke dokter?

Segera periksakan ke dokter spesialis mata jika mengalami masalah penglihatan, termasuk penurunan kemampuan melihat di malam hari, mengalami penyempitan lapang pandang, gejala semakin memburuk, atau timbulnya gejala baru.

Jenis dan Penyebab Retinitis Pigmentosa

Lebih dari 60 gen yang berbeda dapat menyebabkan beberapa jenis penyakit ini. Orang tua dapat mewariskan gen yang bermasalah kepada anak-anaknya dengan tiga cara berbeda, di antaranya:

1. Autosomal Resesif

Kedua orang tua yang memiliki satu salinan gen bermasalah dan satu salinan gen normal menjadi penyebab retinitis pigmentosa, tetapi tidak menimbulkan gejala apa pun.

Anak yang mewarisi dua salinan gen bermasalah dari ibu dan ayah akan mengembangkan jenis autosomal resesif. Ini karena dua salinan gen bermasalah membuat setiap anak dalam keluarga memiliki kemungkinan terkena penyakit ini sekitar 25%.

2. Autosomal Dominan

Jenis ini hanya akan berkembang ketika disebabkan oleh satu salinan gen bermasalah. Orang tua yang memiliki gen ini memiliki risiko 50% mewariskan kepada anaknya.

3. X-linked

Ibu yang membawa gen bermasalah pada salah satu kromosom X dapat mewariskan kepada putranya. Karena wanita memiliki dua kromosom X, efek mutasi pada satu kromosom X diimbangi gen normal pada kromosom X lainnya.

Masing-masing anak memiliki risiko 50% untuk mewarisinya. Sebagian besar ibu yang membawa gen tidak akan memiliki gejala apa pun.

Kebanyakan putra yang mewarisi dari ibu akan memiliki kondisi yang lebih berat. Sedangkan Ayah yang memiliki gen tidak bisa mewariskan kepada anak-anaknya.

Faktor Risiko Retinitis Pigmentosa

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena retinitis pigmentosa, di antaranya:

  • Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat mempercepat kehilangan penglihatan.
  • Beberapa wanita mengalami kehilangan penglihatan lebih cepat selama kehamilan. Namun, efek kehamilan pada penyakit ini belum diteliti secara klinis.
  • Retinitis pigmentosa adalah penyakit genetik bawaan yang disebabkan oleh mutasi gen aktif dalam sel retina. Mutasi gen diprogram ke dalam sel pada saat pembuahan.

Baca Juga: Retinoblastoma: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Diagnosis Retinitis Pigmentosa

Dokter spesialis mata dapat mendiagnosis penyakit ini melalui pemeriksaan langsung pada mata. Dokter akan melihat mata dan melakukan beberapa tes khusus, di antaranya:

1. Pemeriksaan Retina Mata

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengevaluasi retina mata, termasuk untuk respons refleks pupil, penglihatan warna (tes buta warna), pemeriksaan slit lamp (mendeteksi kerusakan bola mata), tekanan intraokular (tekanan pada bola mata), dan ketajaman penglihatan.

2. Ophthalmoscope

Dokter akan memberikan obat tetes mata untuk membuat pupil lebih lebar agar bisa melihat retina dengan lebih baik. Dokter juga akan menggunakan alat genggam untuk melihat bagian belakang mata. Jika memiliki penyakit retinitis pigmentosa, mungkin ada bintik hitam pada retina.

2. Tes Lapang Pandang

Pasien akan melakukan tes untuk melihat titik objek melalui mesin. Sambil menatap pada titik tersebut, benda atau cahaya akan muncul ke samping. Pasien akan menekan tombol ketika melihatnya dan mesin akan membuat peta seberapa jauh penglihatan lapang pandang dari penjuru sisi yang bisa dilihat.

3. Electroretinogram (ERG)

Dokter spesialis mata akan memasang film dari foil emas atau lensa kontak khusus pada mata pasien. Kemudian ia akan mengukur bagaimana retina merespons kilatan cahaya.

4. Tes Genetik

Dokter mata akan mengambil dan mengirimkan sampel DNA ke laboratorium untuk mengetahui bentuk retinitis pigmentosa yang dimiliki pasien.

Jika Anda atau siapa pun dalam keluarga didiagnosis menderita penyakit ini, semua anggota keluarga harus melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata.

Pengobatan Retinitis Pigmentosa

Tidak ada obat khusus untuk penyakit ini, tetapi ada beberapa pilihan perawatan yang dapat memperlambat kehilangan penglihatan dan bahkan dapat mengembalikan penglihatan, di antaranya:

1. Menggunakan Kacamata Hitam

Penggunaan kacamata hitam dapat membantu mata menghindari paparan sinar ultraviolet dari matahari yang berbahaya dan dapat mempercepat kehilangan penglihatan.

2. Acetazolamide

Area kecil di pusat retina bisa membengkak atau disebut edema makula yang dapat mengurangi ketajaman penglihatan. Penggunaan obat acetazolamide dapat meringankan pembengkakan dan meningkatkan ketajaman penglihatan.

3. Vitamin A Palmitat

Penggunaan vitamin ini dalam dosis tinggi dapat membantu sedikit memperlambat retinitis pigmentosa setiap tahunnya. Namun, harus berhati-hati, karena terlalu banyak bisa beracun. Sebaiknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter dosis dan efek samping lainnya.

4. Implan Retina

Jika mengalami penyakit ini pada tahap akhir atau X-linked, kemungkinan besar memerlukan implan retina yang dapat memberikan penglihatan sebagian. Prosedur ini dilakukan dengan menanamkan retina ke dalam mata dan dipasangkan dengan kacamata yang dilengkapi dengan kamera.

5. Pengobatan Lainnya

Perawatan lain untuk meringankan gejala penyakit ini, termasuk penggantian sel atau jaringan yang rusak dengan yang sehat dan terapi gen untuk memasukkan gen sehat ke dalam retina. Perawatannya menggunakan alat khusus yang dapat membantu memaksimalkan penglihatan dan rehabilitasi untuk membantu pasien tetap mandiri melakukan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: 15 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Mudah dan Ampuh!

Komplikasi Retinitis Pigmentosa

Penyakit ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap atau mungkin berkembang secara perlahan atau mungkin lebih cepat. Berikut ini beberapa komplikasi dari retinitis pigmentosa:

  • Kebutaan. Penyakit ini menyebabkan kehilangan penglihatan yang memburuk seiring waktu. Meskipun jarang terjadi, pada beberapa orang akhirnya mengalami kebutaan.
  • Katarak. Pasien penderita penyakit ini biasanya mengembangkan jenis katarak yang disebut katarak subkapsular. Ketika kondisi ini terjadi, lensa menjadi buram dan penglihatan terganggu.
  • Ablasio retina. Pada beberapa pasien mungkin mengalami ablasio retina yang terjadi ketika retina terpisah dari perlekatannya ke bagian belakang bola mata. Bahkan, tanpa perawatan yang cepat membuat ablasio retina menyebabkan hilangnya penglihatan permanen.
  • Mengganggu aktivitas. Penyakit ini pada akhirnya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Misalnya, keterbatasan dalam beraktivitas ketika kurang penerangan atau gelap dan mungkin kesulitan untuk berkendara di malam hari.

Pencegahan Retinitis Pigmentosa

Penyakit ini adalah kelainan genetik, sehingga tidak ada cara untuk mencegahnya. Namun, ada beberapa langkah yang dapat mengurangi gejala, di antaranya:

  • Ketika keluarga memiliki riwayat penyakit ini, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terkait genetik untuk menilai faktor risiko anak-anak yang mewarisi penyakit ini.
  • Penggunaan suplemen vitamin A dalam bentuk tertentu kemungkinan dapat menunda gejala masalah pada retina.
  • Menggunakan kacamata antiradiasi sangat penting untuk melindungi mata dari cahaya biru yang lebih merusak mata daripada sinar ultraviolet.

 

  1. Anonim. 2019. What Is Retinitis Pigmentosa?. https://www.webmd.com/eye-health/what-is-retinitis-pigmentosa#1. (Diakses pada 27 Juli 2020)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. Retinitis Pigmentosa. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17429-retinitis-pigmentosa. (Diakses pada 27 Juli 2020)
  3. Anonim. Tanpa Tahun. Retinitis Pigmentosa. https://www.drugs.com/health-guide/retinitis-pigmentosa.html. (Diakses pada 27 Juli 2020)
  4. Anonim. Tanpa Tahun. Retinitis Pigmentosa (RP)- Causes and Treatment. https://diseasesdic.com/retinitis-pigmentosa-rp-causes-and-treatment/. (Diakses pada 27 Juli 2020)
  5. Anonim. 2018. Retinitis pigmentosa. https://medlineplus.gov/ency/article/001029.htm#:~:text=The%20cells%20controlling%20night%20vision,family%20history%20of%20retinitis%20pigmentosa. (Diakses pada 27 Juli 2020)

Itulah tadi informasi dari daftar slot mengenai Retinitis Pigmentosa: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll oleh - rokokmarlboro.xyz dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Minggu, 26 Juli 2020
no image

Paramol: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll oleh - rokokmarlboro.xyz

Halo sahabat selamat datang di website rokokmarlboro.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Paramol: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll oleh - rokokmarlboro.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Paramol adalah obat yang mengandung paracetamol 500 mg. Obat ini digunakan untuk menurunkan demam. Ketahui manfaat obat Paramol, aturan penggunaan, dosis, efek samping, dan harganya di sini.

obat-paramol-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Paramol

Berikut ini adalah informasi umum obat Paramol:

 Nama Obat Paramol
 Kandungan Obat  Paracetamol 500 mg
 Kelas Obat  Analgesik (non-opioid) dan antipiretik
 Kategori Obat  Obat bebas
 Manfaat Obat  Meredakan rasa sakit termasuk demam, sakit gigi, dan pusing
 Kontraindikasi Obat  Hipersensitif
 Sediaan Obat  Tablet
 Harga Obat  Rp4.169/strip @10 tablet

Harga Paramol mungkin berbeda di setiap apotek. Obat ini tersedia di apotek dalam bentuk obat generik Paracetamol. Tanyakan pada apoteker Anda untuk harga Paramol dalam sedian lainnya.

Paramol Obat Apa?

Paracetamol adalah obat untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, demam, nyeri punggung, pilek, atau flu biasa. Obat ini juga dapat digunakan untuk meredakan peradangan dan pembengkakan sendi seperti gejala osteoartritis.

Obat ini mengandung bahan utama paracetamol 500 miligram serta tergolong dalam kelas obat analgesik (non-opioid) dan antipiretik. Anda dapat menggunakan obat ini tanpa resep dokter, tapi harap ikuti petunjuk penggunaan di balik kemasan.

Merek Dagang Paramol

Obat ini tersedia dalam obat generik Paracetamol. Sementara obat dengan kandungan paracetamol yang sama dipasarkan dengan merek dagang lainnya, seperti:

  • Acetaminophen
  • Biogesic
  • Cetapain
  • Eterfix
  • Farmadol
  • Glocetamol Forte
  • Hufagesic
  • Kamolas
  • Mixagrip Flu
  • Moretic
  • Naprex
  • Nofebril
  • Panadol
  • Pamol
  • Pamol Suppository
  • Paracetamol Mersifarma
  • Paramex SK
  • Praxion
  • Poro
  • Sanmol Child Chewable
  • Sanmol Infusion
  • Sanmol
  • Sumagesic
  • Tempra
  • Termorex

Obat paracetamol mungkin juga dipasarkan dengan merek dagang lain yang belum tercatat dalam informasi ini.

Fungsi Obat Paramol

Obat analgesik (non-opioid) dan antipiretik ini digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, termasuk:

  • Demam
  • Pilek
  • Flu
  • Nyeri punggung
  • Sakit gigi
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi
  • Nyeri menstruasi

Obat ini mungkin digunakan untuk mengobati indikasi nyeri sedang lainnya yang belum tercantum dalam informasi kesehatan ini. Konsultasi pada apoteker Anda tentang manfaat paracetamol lainnya.

Baca Juga: Acetaminophen (Paracetamol): Manfaat, Dosis, Efek Samping

Peringatan Obat Paramol

Harap perhatikan beberapa peringatan penting ini sebelum menggunakan obat analgesik (non-opioid) dan antipiretik ini, sebagai berikut:

  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan paracetamol.
  • Beritahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat analgesik atau antipiretik lainnya.
  • Baca dengan teliti petunjuk penggunaan obat sebelum menggunakannya.
  • Minum obat sesuai dengan dosis dan jadwal yang tepat.
  • Konsultasi dengan dokter apabila ingin menggunakan obat ini dalam keadaan hamil atau menyusui.
  • Obat ini dapat digunakan untuk anak di atas usia 2 tahun.

Konsultasi pada apoteker Anda tentang semua hal yang harus ketahui sebelum menggunakan obat paracetamol ini.

Interaksi Obat Paramol

Interaksi obat adalah reaksi berbeda yang timbul pada tubuh Anda saat Anda menggunakan dua obat atau lebih dalam waktu sama tanpa resep dokter. Interaksi obat tersebut umumnya memicu efek samping.

Berikut ini kemungkinan interaksi obat dengan kandungan paracetamol bila dikonsumsi bersamaan obat lain:

  • Mengurangi penyerapan obat bila digunakan bersama cholestyramine.
  • Menurunkan konsentrasi serum bila digunakan bersama obat rifampisin dan beberapa Antikonvulsan.
  • Meningkatkan efek antikoagulan bila digunakan bersama warfarin dan kumarin lainnya dalam penggunaan jangka panjang.
  • Meningkatkan penyerapan dengan metoclopramide dan domperidone.

Selain itu, beberapa obat yang dicurigai dapat menyebabkan interaksi bila dikonsumsi bersama dengan obat paracetamol, seperti:

  • Aspirin
  • Benadryl
  • Kafein
  • Suplemen kalsium 600 D
  • Codeine
  • Colace
  • Cymbalta
  • Diclofenac
  • Eliquis
  • Suplemen minyak ikan
  • Flonase
  • Hydrocodone
  • Ibuprofen
  • Lasix
  • Lyrica
  • Meloxicam
  • Metoprolol Succinate ER
  • Metoprolol Tartrate
  • Milk of Magnesia
  • MiraLAX
  • Mucinex
  • Naproxen
  • Norco
  • Oxycodone
  • Prednisone
  • ProAir HFA
  • Synthroid
  • Tramadol
  • Suplemen vitamin B12
  • Suplemen vitamin C
  • Suplemen vitamin D3
  • Xarelto
  • Zoloft
  • Zyrtec

Harap tidak menggunakan dua obat atau lebih, termasuk vitamin, suplemen, atau obat herbal secara bersamaan tanpa resep dokter untuk mengurangi risiko efek samping.

Efek Samping Paramol

Berikut ini beberapa efek samping obat Paramol yang mungkin terjadi:

  • Ruam kulit
  • Gatal
  • Bintik-bintik kulit
  • Mual
  • Muntah
  • Feses berdarah atau hitam
  • Urine keruh
  • Kelelahan

Walaupun demikian, efek samping Paramol jarang terjadi. Harap segera hentikan penggunaan bila mengalami efek samping atau gejala tidak kunjung membaik.

Baca Juga: 12 Obat Penting di Kotak Obat dan Obat Nyeri dan Demam: Paracetamol

Dosis Obat Paramol

Dosis Paramol untuk mengatasi gejala nyeri ringan hingga sedang secara umum, sebagai berikut:

  • Dewasa: 0.5-1 gram setiap 4-6 jam sehari. Dosis maksimal adalah 4 gram sehari.
  • Anak Usia 2-<4 Tahun: 180 miligram per hari dalam dosis terbagi.
  • Anak Usia 4-<6 Tahun:  240 miligram per hari dalam dosis terbagi.
  • Anak Usia 6-<8 Tahun: 240-250 miligram per hari dalam dosis terbagi.
  • Anak Usia 8-<10 Tahun: 360-375 miligram per hari dalam dosis terbagi.
  • Anak Usia 12-<16 Tahun: 480-750 miligram per hari dalam dosis terbagi.

Dosis untuk indikasi nyeri lainnya disesuaikan dengan usia pasien, gejala infeksi, tingkat keparahan, dan kondisi pasien. Informasi ini tidak menggantikan resep dokter.

Cara Pakai Paramol

Berikut ini panduan cara pakai obat Paramol:

  • Ikuti petunjuk penggunaan obat sesuai petunjuk penggunaan di balik kemasan.
  • Jangan minum dua obat di waktu yang sama tanpa saran dokter.
  • Telan tablet obat secara utuh, jangan digerus atau dikunyah.
  • Minum obat setelah makan.
  • Gunakan obat dengan air putih secukupnya.
  • Segera hentikan penggunaan obat dan konsultasi ke dokter bila Anda tidak kunjung sembuh dalam 3 hari.

Tanyakan kepada apoteker Anda jika belum memahami instruksi penggunaan obat pereda nyeri ini. Gunakan obat ini sesuai dengan resep dokter untuk memaksimalkan kinerja obat untuk menyembuhkan gejala dengan cepat.

Petunjuk Penyimpanan Paramol

Ikuti petunjuk penyimpanan obat yang benar, sebagai:

  • Paracetamol adalah salah satu obat wajib yang harus ada di rumah.
  • Simpan obat paracetamol pada suhu 20°C-25°C.
  • Sebaiknya simpan obat paracetamol di kotak P3K khusus atau laci yang tertutup rapat.
  • Simpan obat paracetamol pada kemasan aslinya.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.

Itulah pembahasan lengkap tentang obat Paramol untuk apa. Obat ini dijual secara bebas dan digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga nyeri sedang. Informasi ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan apoteker.

 

  1. Drugs. 2020. Acetaminophen. https://www.drugs.com/acetaminophen.html. (Diakses pada 25 Juli 2020).
  2. MIMS. 2020. Paracetamol. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic. (Diakses pada 25 Juli 2020).
  3. WebMD. 2020. Paracetamol Tablet. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57595/paracetamol-oral/details. (Diakses pada 25 Juli 2020).

Itulah tadi informasi dari daftar poker pulsa mengenai Paramol: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping, dll oleh - rokokmarlboro.xyz dan sekianlah artikel dari kami rokokmarlboro.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Main Post

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2017 RokokMarlboro - Info Terupdate Tentang Rokok All Right Reserved